Proyek U-Ditch APBD 2026 di Cluster Mutiara Cukang Galih Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Spesifikasi Teknis

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | pekerjaan pemasangan U-Ditch di Perumahan Cluster Mutiara Cukang Galih, RT 003/RW 012, Desa Cukang Galih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan publik. Proyek yang diduga bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun 2026 itu diduga dikerjakan tanpa mengedepankan standar keselamatan kerja maupun spesifikasi teknis yang semestinya.

Di lokasi pekerjaan, tidak terlihat adanya papan informasi proyek yang seharusnya dipasang sebagai bentuk keterbukaan kepada masyarakat terkait nilai anggaran, volume pekerjaan, pelaksana kegiatan, hingga waktu pelaksanaan proyek.

Baca juga:  Transparansi dan Pemberdayaan: Desa Caringin Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Selain itu, para pekerja juga diduga tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) atau standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) saat menjalankan aktivitas di lapangan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pekerja serta melanggar aturan dalam pelaksanaan jasa konstruksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, proses pemasangan U-Ditch pun menjadi perhatian. Pasalnya, di area pekerjaan masih terlihat adanya genangan dan aliran air saat pemasangan dilakukan. Hal ini memunculkan dugaan bahwa pekerjaan dilaksanakan tanpa proses pengeringan lokasi dan persiapan teknis yang optimal.

Baca juga:  Proyek Paving Block di Solear Jadi Sorotan, Diduga Abaikan Keselamatan Kerja

Ironisnya lagi, pemasangan U-Ditch diduga tidak menggunakan bedding atau lantai dasar sebagai pondasi awal. Padahal, bedding memiliki fungsi penting untuk menjaga kestabilan saluran agar tidak mudah amblas, bergeser, maupun retak setelah digunakan.

Baca juga:  Proyek Turap di Cukanggalih Diduga Asal Jadi, Pengawasan Nol Besar!

Jika benar pekerjaan dilakukan tanpa pondasi dasar yang sesuai spesifikasi, kualitas dan ketahanan bangunan dikhawatirkan tidak akan bertahan lama serta berpotensi menimbulkan kerusakan di kemudian hari.

Warga berharap pihak terkait maupun instansi pengawas segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan agar proyek yang menggunakan uang negara tersebut benar-benar dikerjakan sesuai standar teknis dan aturan yang berlaku. {Senny)

Berita Terkait

Proyek U-Ditch DDS di Desa Legok Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3
Camat dan PPTK Bungkam, Proyek Legok Disorot
Empat Komitmen Diduga Diabaikan, Warga KP Ledug Desak Penindakan Pasar Induk Jatiuwung
Kelurahan Bojong nangka Mengadakan pemilihan LPMK,Tato terpilih sebagai ketua LPMk yang Baru
proyek pemagaran makam di desa panongan disorot, pelaksana diduga abaikan k3 dan pengawasan
Polsek Curug Kawal Ketat Sidak Bupati Tangerang di Pasar Curug, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif Jelang Idul Adha
Proyek Galian Bertuliskan BUMN di Jalan Raya Serang Disorot, Minim Pengamanan dan Tanpa Identitas Pelaksana
Dugaan Hotmix Tipis dan Tambal Sulam di Cisoka Belum Ditindaklanjuti
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:08

Proyek U-Ditch DDS di Desa Legok Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:55

Camat dan PPTK Bungkam, Proyek Legok Disorot

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:42

Empat Komitmen Diduga Diabaikan, Warga KP Ledug Desak Penindakan Pasar Induk Jatiuwung

Senin, 25 Mei 2026 - 00:17

Kelurahan Bojong nangka Mengadakan pemilihan LPMK,Tato terpilih sebagai ketua LPMk yang Baru

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:25

proyek pemagaran makam di desa panongan disorot, pelaksana diduga abaikan k3 dan pengawasan

Berita Terbaru