Pemerintah Kabupaten Tangerang Luncurkan Kapal Interceptor untuk Mengatasi Pencemaran Sampah di Sungai Cisadane

Kamis, 27 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM | Tangerang, – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) bersama PLTU Banten 3 Lontar dan organisasi lingkungan The Ocean Cleanup meluncurkan Kapal Interceptor untuk mengatasi pencemaran sampah di Sungai Cisadane. Rabu. (26/02/2025).

Acara peluncuran ini berlangsung di Tabur Banksa Wika NV HUB, Tanjung Burung Kecamatan Teluknaga, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan.

Kapal Interceptor merupakan teknologi canggih yang dikembangkan oleh The Ocean Cleanup untuk mengumpulkan sampah dari sungai sebelum mencapai laut. Dengan desain otomatis dan berbasis energi ramah lingkungan, kapal ini dapat mengumpulkan berton-ton sampah per hari, membantu mengurangi pencemaran sungai dan mencegah dampak negatif bagi ekosistem perairan.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen mengurangi sampah plastik yang terbuang ke laut hingga 70% pada tahun 2025 melalui Perpres Nomor 83 Tahun 2018,” kata Fachrul
Rozi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang.

“Untuk mencapai target ini, kami menggandeng berbagai pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.”

Kapal Interceptor di Sungai Cisadane merupakan langkah nyata memperkuat pengelolaan sampah sungai. Namun, operasional kapal ini menghadapi tantangan besar karena sampah yang mengalir di Sungai Cisadane mayoritas sampah organik berukuran besar.

Baca juga:  Proyek Jalan Hotmix di Curug Diduga Asal Jadi, JPK DPW Banten Siap Surati Dinas Terkait

“Kami berharap Kapal Interceptor dapat membantu mengurangi pencemaran sungai dan mencegah dampak negatif bagi ekosistem perairan,” kata perwakilan dari The Ocean Cleanup. “Kami juga berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatasi pencemaran sampah.”

Untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah sungai, pemerintah menggandeng PLTU Banten 3 Lontar untuk memanfaatkan sampah organik sebagai Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) melalui proses co-firing sebagai bahan bakar pendamping batubara di PLTU.

Baca juga:  Bhabinkamtibmas Polsek Curug Sigap Pantau Potensi Banjir, Pastikan Binong Permai Aman dari Luapan Air

“Kami berharap kerja sama ini dapat membantu mengurangi pencemaran sungai dan mencegah dampak negatif bagi ekosistem perairan,” kata perwakilan dari PLTU Banten 3 Lontar. “Kami juga berharap dapat membantu meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah sungai di Kabupaten Tangerang.”

Dengan peluncuran Kapal Interceptor ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan mengurangi pencemaran sungai

Penulis : Tim / Red

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan
Proyek Turap di Pasir Bolang Disorot, Papan Proyek Baru Dipasang Setelah Jadi Temuan Awak Media
Proyek Saluran U-Ditch di Desa Pagedangan Disorot, Pekerja Diduga Abaikan Standar K3
Proyek Balai Warga Serdang Asri 3 Tuai Sorotan
Penataan Sekretariat RW 09 Bojong Nangka Jadi Sorotan, Diduga Tanpa Papan Proyek dan Abaikan K3
Proyek Paving Block Rp99 Juta di Desa Ciakar Disorot, Diduga Abaikan Standar Teknis dan Pengawasan
Proyek Pembangunan Saluran U-Ditch di Kampung Dangdang Disorot, Pekerja Diduga Tidak Menggunakan APD K3
Reses DPRD Banten, Rispanel Arya Ajak Masyarakat Aktif Kawal Program Pemerintah
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:00

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15

Proyek Turap di Pasir Bolang Disorot, Papan Proyek Baru Dipasang Setelah Jadi Temuan Awak Media

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13

Proyek Saluran U-Ditch di Desa Pagedangan Disorot, Pekerja Diduga Abaikan Standar K3

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:57

Proyek Balai Warga Serdang Asri 3 Tuai Sorotan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:12

Penataan Sekretariat RW 09 Bojong Nangka Jadi Sorotan, Diduga Tanpa Papan Proyek dan Abaikan K3

Berita Terbaru

Pemerintahan

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Sabtu, 1 Agu 2026 - 18:00