PARAH!!! Proyek Uditch Senilai Rp. 99.650.000 Hanya Dilapisi Pasir Tidak Rata dan Minim Pengawasan

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang, HARIANSINARPAGI.COM – Lagi lagi Kecamatan Kelapa Dua, Desa Curug Sangereng RW 01 kembali menuai sorotan tajam dari media. Pembangunan atau perbaikan saluran air/drainase/ uditch dinilai sangat memprihatinkan. Pekerjaan yang dikerjakan oleh CV. Tunggal Adhijaya Perkasa dengan nilai anggaran Rp. 99.650.000 APBD Kabupaten Tangerang 2026.

Pekerjaan yang dilakukan hanya dilapisi dengan hamparan pasir yang permukaaanya tidak rata dan posisi air mengalir jadi hamparan pasirnya percuma karena dikerjakan tidak sesuai teknis pengerjaanya, serta proses pelaksanaanya pun diketahui minim pengawasan. Berdasarkan pantauan awak media dan lembaga dilapangan dasar dan sisi saluran hanya ditutup pasir dengan ketebalan yang tidak seragam. Sebagian area terlalu tipis hingga tanah dasar masih terlihat.

Kondisi permukaan yang tidak rata ini membuat aliran air terhambat dan beresiko meluap ke pinggiran saluran. Selain itu kurangnya struktur pengerasan yang tepat membuat lapisan air mudah tersapu arus air. hal ini berpotensi menyebabkan saluran cepat amblas serta memicu banjir saat curah hujan tinggi. Seharusnya secara teknik pengerjaan ampar pasir atau mortar di pasang semua tidak separo-separo setelah selesai di keringkan minimal 1 hari agar kering mortar atau adukan pasir dan semen baru di pasang U-DITCH nya sehingga menghasilkan pekerjaan yang maksimal.

Baca juga:  Bhabinkamtibmas Kadu Jaya Lakukan Sambang Pos Kamling Terpadu, Perkuat Kesiapsiagaan Warga di Malam Hari

“Pengawas jarang ke lokasi bang jadi gk ada yang mengarahkan saya mau menghubungi FM juga gak punya nomer kontaknya “ungkap salah satu pekerjaan saat ditanya nama pengawas.

Baca juga:  Tak Berikan Transparansi Publik, Proyek Pemagaran Makam Pokir Dewan Hugo S Franata Diduga Buat Ajang KKN

Kondisi ini semakin diperparah dengan minimnya pengawasan selama pekerjaan berlangsung. Tidak ada petugas yang terlihat memantau kualitas pengerjaan, sehingga kesalahan teknis seperti pengerjaan yang asal jadi tidak ditangani sejak awal. Warga berharap pihak berwenang segera meninjau lokasi, memperbaiki saluran dengan standar yang benar dan memperketat pengawasan agar fasilitas ini berfungsi sebagaimana mestinya dan aman digunakan.

Red

Berita Terkait

Maulud Nabi Majelis Hubburosul di Markas Majelis Hubborosul Kota Tangerang
DPD FPI Banten Gelar Pengajian Bulanan di Rajeg, Hadirkan Sejumlah Ulama dan Tokoh Nasional
Semarak HUT Ke-81 RI, Kelurahan Curug Kulon Gelar Turnamen Futsal dan Badminton Antar-RW
Proyek Paving Block Di Kampung Palasari Menuai Sorotan Para Awak Media
Kelas Baking UMKM Merah Putih PWDPI Dibuka, 50 Peserta Siap Berkarya Dan Berwirausaha
Somasi Tak Digubris, PT UBM Akan Datangi PT HPP Terkait Dugaan Penyalahgunaan Identitas Perusahaan
Semangat Nasionalisme Menggema, HCM Ajak Warga Curug Kulon Kibarkan Merah Putih Selama Bulan Kemerdekaan
ADR Group Bersama Puskesmas Curug Dalam Program Dukung Indonesia Emas, Latih 40 Kader Posyandu Desa Kadu Jaya Kuasai 25 Keterampilan Dasar
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:43

Maulud Nabi Majelis Hubburosul di Markas Majelis Hubborosul Kota Tangerang

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:05

DPD FPI Banten Gelar Pengajian Bulanan di Rajeg, Hadirkan Sejumlah Ulama dan Tokoh Nasional

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:47

Semarak HUT Ke-81 RI, Kelurahan Curug Kulon Gelar Turnamen Futsal dan Badminton Antar-RW

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:11

Proyek Paving Block Di Kampung Palasari Menuai Sorotan Para Awak Media

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:45

Somasi Tak Digubris, PT UBM Akan Datangi PT HPP Terkait Dugaan Penyalahgunaan Identitas Perusahaan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Sabtu, 1 Agu 2026 - 18:00