Proyek Turap di Desa Cukang Galih Diduga di Kerjakan Asal Jadi Demi Meraup keuntungan Besar

Kamis, 1 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, Kabupaten Tangerang | Kurang nya pengawasan dari dinas terkait, terhadap pembangunan proyek berdampak buruk terhadap kualitas bangunan, hal ini yang terjadi pada kegiatan pelaksanaan pembangunan turap di kecamatan Curug, RT. 02/03 Desa Cukang Galih Kabupaten Tangerang. Selasa, (29/03/2024).

Proyek tersebut Diduga tanpa pondasi, batu pasangan di letakan di atas tanah tanpa lebih dulu menggali pondasi tanpa penahan besi, penahan hanya memakai penyanggah bambu, lansgsung dilakukan pengecoran, kuat dugaan penataan turap tersebut tidak sesuai Rencana anggaran biaya (RAB) dan disinyalir bermain curang demi meraup keuntungan besar.

Baca juga:  Sekda Bandung Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Penurunan Stunting

Menurut beberapa pekerja yang enggan di sebutkan namanya ia mengatakan, proyek ini punya pak RW, untuk papan informasi proyek ada di pos bang, kemarin sudah dipasang, cuma disuruh di cabut lagi suruh pak RW.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaksananya egak ada, kitamah cuma kerja bang, punya pak RW, kalo ada – apa suruh ke pak RW aja bang pak My, panjang proyek 72 Meter,”Katanya.

Baca juga:  Polsek Curug Laksanakan Patroli Antisipasi Debcollector di Wilayah Kecamatan Curug

Untuk menggali iformasi lebih lanjut awak media melihat papan informasi proyek di pos agak jauh dari lokasi proyek, terkesan ada yang di tutup – tutupi, proyek dikerjakan Oleh CV. Emisa kontraktor, Sumber Dana APBD TA 2024, Nilai proyek Rp. 148.863.000, proyek dari Dinas Bina marga dan Sumber Daya air Kabupaten Tangerang.

Di tempat yang berbeda salah satu Aktivis Banten Muslik S.Pd, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Pemberantasan Korupsi (JPK) DPW Provinsi Banten Angkat bicara terkait proyek tersebut.

Baca juga:  Aktivis dan Warga Serukan Penolakan PSEL di TPA Jatiwaringin: “Kami Sudah Terlalu Lama Menanggung Bau dan Debu”

Ia mengatakan, harus nya ada pengawasan dari pihak dinas terkait dan papan informasi proyek harus di pasang saat pengerjaannya, kami akan segera layangkan surat agar di lakukan pengecekan.

“bilamana ada kecurangan dari pihak kontraktor kami minta untuk di bongkar dan dikerjakan ulang sesuai RAB,”Ucapnya.

Penulis : Red

Berita Terkait

Proyek Pagar Kantor Desa Ciakar Disorot, Pekerja Diduga Belum Terapkan Standar K3
Ombudsman RI Minta Pemkab Tangerang Tertibkan Bangunan Tanpa Izin di Bencongan Kelapa Dua
MUI Pagedangan Desak Penutupan Trenz Club, Tegaskan Tak Ada Ruang Diskusi Nahi Mungkar
PKK Desa Pagedangan Tancap Gas Sambut Penilaian Bina Wilayah
Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan Rusak di TPU Peundeuy Hambat Aktivitas Warga Kimiskam Pandeglang
Proyek Paving Block di Solear Jadi Sorotan, Diduga Abaikan Keselamatan Kerja
Status PLT Camat Dinilai Hambat Layanan Publik di Panongan
Aspirasi Warga Terjawab, Jalan Kampung Grubuk Kini Dipaving Berkat Perjuangan Anggota DPRD
Berita ini 240 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:15

Proyek Pagar Kantor Desa Ciakar Disorot, Pekerja Diduga Belum Terapkan Standar K3

Rabu, 29 April 2026 - 20:37

Ombudsman RI Minta Pemkab Tangerang Tertibkan Bangunan Tanpa Izin di Bencongan Kelapa Dua

Selasa, 28 April 2026 - 21:02

PKK Desa Pagedangan Tancap Gas Sambut Penilaian Bina Wilayah

Minggu, 26 April 2026 - 23:31

Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan Rusak di TPU Peundeuy Hambat Aktivitas Warga Kimiskam Pandeglang

Sabtu, 25 April 2026 - 20:54

Proyek Paving Block di Solear Jadi Sorotan, Diduga Abaikan Keselamatan Kerja

Berita Terbaru