Kades Cicalengka Tangerang Diduga Menghindari Audiensi dengan NGO JPK

Rabu, 26 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Kepala Desa (Kades) Cicalengka, Kabupaten Tangerang, diduga menghindari audiensi dengan NGO Jaringan Pemberantasan Korupsi (JPK) yang ingin mempertanyakan penggunaan anggaran kegiatan tahun 2023-2024. Beberapa program yang dipertanyakan meliputi pembelian budidaya ikan, ayam kampung, belut, serta kambing, yang disebut memiliki nilai anggaran cukup besar.

Ketua NGO JPK DPW Banten, Muslik, S.Pd., mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Kades Cicalengka yang dinilai kurang transparan. Menurutnya, JPK datang untuk berdialog dan meminta kejelasan terkait realisasi program tersebut, namun Kades tampak enggan memberikan penjelasan lebih lanjut.

Baca juga:  Reses Dewan Rispanel Arya: Menyerap Aspirasi Masyarakat di Perumahan Duta Asri

Saat dikonfirmasi, Kades Cicalengka menyatakan bahwa program-program tersebut masih berjalan, namun ia mengaku tidak mengetahui secara rinci lokasi pelaksanaannya karena dikelola oleh kelompok masyarakat. Ia juga mengatakan bahwa saat itu sedang memiliki agenda lain di luar desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya minta maaf, sebenarnya saya ada rapat di luar. Mengenai budidaya tersebut, saya tidak tahu tempatnya karena dikelola oleh kelompok warga,” ujar Kades.

Dalam pertemuan singkat tersebut, Kades sempat mengarahkan JPK untuk berkomunikasi dengan operator desa dan memberikan nomor kontaknya untuk informasi lebih lanjut. Namun, tak lama kemudian, Kades meninggalkan kantor desa tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Baca juga:  Silaturahmi DPK GN-PK dan Awak Media Disambut Baik Oleh Camat Mekar Baru

Ketua NGO JPK menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kurangnya keterbukaan dalam pengelolaan anggaran desa.

“Kami hanya ingin meminta kejelasan agar masyarakat tahu bagaimana anggaran desa digunakan. Namun, yang terjadi justru Kades menghindari dialog,” ujar Muslik.

Selain menyoroti transparansi anggaran, JPK juga mencatat adanya bendera merah putih yang berkibar di halaman kantor desa dalam kondisi robek dan lusuh. Menurutnya, hal ini menunjukkan kurangnya perhatian terhadap simbol negara yang seharusnya dijaga dengan baik.

Baca juga:  Rapat DPRD Kota Tangerang dengan THL Tak Lolos PPPK, Nilai BKPSDM Salah Susun Formasi

“Bendera sebesar itu saja dalam kondisi kurang layak, ini menunjukkan ada hal-hal kecil yang kurang diperhatikan,” tambahnya.

JPK berencana melayangkan surat resmi kepada instansi terkait untuk meminta audit terhadap program-program yang telah dilaksanakan di Desa Cicalengka.

“Kami akan bersurat secara resmi untuk memastikan transparansi dalam penggunaan anggaran, sebagaimana yang diharapkan oleh pemerintah dalam mewujudkan tata kelola desa yang bersih dan akuntabel,” pungkasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kades Cicalengka belum memberikan klarifikasi resmi mengenai dugaan ini. (Yadi)

Berita Terkait

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan
Proyek Turap di Pasir Bolang Disorot, Papan Proyek Baru Dipasang Setelah Jadi Temuan Awak Media
Proyek Saluran U-Ditch di Desa Pagedangan Disorot, Pekerja Diduga Abaikan Standar K3
Proyek Balai Warga Serdang Asri 3 Tuai Sorotan
Penataan Sekretariat RW 09 Bojong Nangka Jadi Sorotan, Diduga Tanpa Papan Proyek dan Abaikan K3
Proyek Paving Block Rp99 Juta di Desa Ciakar Disorot, Diduga Abaikan Standar Teknis dan Pengawasan
Proyek Pembangunan Saluran U-Ditch di Kampung Dangdang Disorot, Pekerja Diduga Tidak Menggunakan APD K3
Reses DPRD Banten, Rispanel Arya Ajak Masyarakat Aktif Kawal Program Pemerintah
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:00

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15

Proyek Turap di Pasir Bolang Disorot, Papan Proyek Baru Dipasang Setelah Jadi Temuan Awak Media

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13

Proyek Saluran U-Ditch di Desa Pagedangan Disorot, Pekerja Diduga Abaikan Standar K3

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:57

Proyek Balai Warga Serdang Asri 3 Tuai Sorotan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:12

Penataan Sekretariat RW 09 Bojong Nangka Jadi Sorotan, Diduga Tanpa Papan Proyek dan Abaikan K3

Berita Terbaru

Pemerintahan

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Sabtu, 1 Agu 2026 - 18:00