Ratusan Buruh Gelar Aksi Damai di Tangerang, Tuntut Kesejahteraan dan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teaterikal Massa Aksi Depan Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Teaterikal Massa Aksi Depan Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Kota Tangerang, HARIANSINARPAGI.COM– Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day, ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPI) Kota Tangerang menggelar aksi damai di sejumlah titik strategis di Kota Tangerang, Kamis (1/5/2025). Dengan menggunakan sepeda motor, angkot, dan mobil komando, para buruh melakukan konvoi sambil berorasi, membawa spanduk tuntutan, serta menggelar aksi teatrikal.

Aksi dimulai dari kawasan perkantoran dan pendidikan Cikokol, menyambangi Kantor BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, kemudian dilanjutkan ke Mapolres Metro Tangerang Kota dan berakhir di depan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Baca juga:  LSM JPK Banten Soroti Protes Warga Tangerang Terkait Pelanggaran Jam Operasional Mobil Tambang

Ketua DPC FSPI Kota Tangerang, H. Abu Bakar, dalam orasinya menyampaikan berbagai keluhan buruh selama setahun terakhir. Di antaranya adalah persoalan upah rendah, lemahnya pengawasan terhadap hak-hak pekerja, serta kualitas layanan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan yang dianggap masih belum maksimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendesak Pemkot Tangerang untuk menerbitkan aturan yang mewajibkan perusahaan menyerap minimal 75% tenaga kerja dari warga sekitar, sesuai kompetensinya,” tegas Abu Bakar.

Baca juga:  Kades Sukamantri Jarang Ngantor? NGO JPK Pertanyakan Transparansi Dana Desa

Aksi ini disambut baik oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan Cikokol. Kepala Cabang, Zain Setyadi, bahkan menerima rombongan buruh dengan hidangan nasi tumpeng sebagai simbol penghargaan terhadap Hari Buruh yang disebutnya sebagai ‘hari raya buruh’.

Zain juga menegaskan bahwa sejumlah tuntutan buruh sejalan dengan program yang telah berjalan, termasuk soal Corporate Social Responsibility (CSR). Ia menyebut telah ada surat edaran dari Wali Kota Tangerang yang mengatur agar perusahaan menyalurkan CSR untuk perlindungan pekerja rentan di sekitar lingkungan usaha mereka.

Baca juga:  Ramai di Internet, Polisi Curug Ungkap Fakta Sebenarnya di Balik Video Viral

“Kami berkomitmen memberikan layanan prima sesuai peraturan yang berlaku. Tuntutan buruh ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus berbenah,” tandas Zain.

Aksi damai tersebut berlangsung tertib dan menjadi momentum penting bagi buruh Tangerang untuk menyuarakan aspirasinya secara langsung kepada para pemangku kebijakan.

Penulis : Supriyadi

Berita Terkait

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan
Proyek Turap di Pasir Bolang Disorot, Papan Proyek Baru Dipasang Setelah Jadi Temuan Awak Media
Proyek Saluran U-Ditch di Desa Pagedangan Disorot, Pekerja Diduga Abaikan Standar K3
Proyek Balai Warga Serdang Asri 3 Tuai Sorotan
Penataan Sekretariat RW 09 Bojong Nangka Jadi Sorotan, Diduga Tanpa Papan Proyek dan Abaikan K3
Proyek Paving Block Rp99 Juta di Desa Ciakar Disorot, Diduga Abaikan Standar Teknis dan Pengawasan
Proyek Pembangunan Saluran U-Ditch di Kampung Dangdang Disorot, Pekerja Diduga Tidak Menggunakan APD K3
Reses DPRD Banten, Rispanel Arya Ajak Masyarakat Aktif Kawal Program Pemerintah
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:00

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15

Proyek Turap di Pasir Bolang Disorot, Papan Proyek Baru Dipasang Setelah Jadi Temuan Awak Media

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13

Proyek Saluran U-Ditch di Desa Pagedangan Disorot, Pekerja Diduga Abaikan Standar K3

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:57

Proyek Balai Warga Serdang Asri 3 Tuai Sorotan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:12

Penataan Sekretariat RW 09 Bojong Nangka Jadi Sorotan, Diduga Tanpa Papan Proyek dan Abaikan K3

Berita Terbaru

Pemerintahan

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Sabtu, 1 Agu 2026 - 18:00