Proyek Jalan Hotmix di Curug Diduga Asal Jadi, JPK DPW Banten Siap Surati Dinas Terkait

Minggu, 14 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Pengerjaan proyek peningkatan jalan di Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, menuai sorotan tajam. Proyek senilai Rp99.787.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang dan dikerjakan oleh CV NUR ADAM BAROKAH itu diduga kuat tidak sesuai dengan standar teknis Bina Marga.

Pantauan di lokasi, lapisan dasar berupa agregat atau makadam yang semestinya dipadatkan sebelum penghamparan aspal hotmix, tidak terlihat digunakan. Padahal, lapisan tersebut merupakan fondasi penting untuk memastikan kualitas dan daya tahan jalan.

Baca juga:  Warga Cikupa Wajib Tahu! Pengurusan Dokumen Kependudukan Kini Bisa Dilakukan di Kecamatan!

Selain itu, ketebalan aspal hotmix yang terhampar di lokasi terlihat tipis. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa jalan tidak akan bertahan lama ketika dilintasi kendaraan dengan beban berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Jaringan Pemberantas Korupsi (JPK) DPW Banten, Muslik, menyayangkan kondisi tersebut. Ia menegaskan pihaknya akan segera menyurati dinas terkait untuk meminta evaluasi menyeluruh terhadap proyek itu.

“Kami menduga kuat pekerjaan jalan ini tidak sesuai spesifikasi. Lapisan dasar yang seharusnya ada tidak terlihat digunakan, dan ketebalan hotmix pun terbilang sangat tipis. Padahal proyek ini dibiayai dari uang rakyat. Kami akan segera menyurati dinas terkait agar persoalan ini ditindaklanjuti,” tegas Muslik di lokasi.

Baca juga:  Proyek Gapura Kabupaten Tangerang Dipertanyakan, Publik Mendesak Klarifikasi Terkait Dugaan Pemborosan Anggaran

Seorang pekerja yang ditemui di lapangan mengaku tidak mengetahui detail teknis proyek. “Saya hanya mengerjakan sesuai arahan. Soal panjang dan lebar jalan ada di papan proyek,” ujarnya singkat.

Baca juga:  Majelis Riyaadhul Mubtadiin Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan Tema “Mencintai dan Dicintai Baginda Nabi”

Dengan nilai hampir seratus juta rupiah dan pelaksana proyek yang jelas tercantum di papan informasi, dugaan pelaksanaan yang asal-asalan ini menimbulkan tanda tanya besar terkait mutu pekerjaan. Jika benar terjadi penyimpangan, hal ini bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merampas hak masyarakat untuk mendapatkan infrastruktur jalan yang layak dan berkualitas.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan penyimpangan tersebut.

Penulis : Yadi

Berita Terkait

Ombudsman RI Minta Pemkab Tangerang Tertibkan Bangunan Tanpa Izin di Bencongan Kelapa Dua
MUI Pagedangan Desak Penutupan Trenz Club, Tegaskan Tak Ada Ruang Diskusi Nahi Mungkar
PKK Desa Pagedangan Tancap Gas Sambut Penilaian Bina Wilayah
Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan Rusak di TPU Peundeuy Hambat Aktivitas Warga Kimiskam Pandeglang
Proyek Paving Block di Solear Jadi Sorotan, Diduga Abaikan Keselamatan Kerja
Status PLT Camat Dinilai Hambat Layanan Publik di Panongan
Aspirasi Warga Terjawab, Jalan Kampung Grubuk Kini Dipaving Berkat Perjuangan Anggota DPRD
Warga Apresiasi Proyek U-Ditch di Desa Mekarjaya Panongan, Dinilai Bantu Atasi Genangan Air
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:37

Ombudsman RI Minta Pemkab Tangerang Tertibkan Bangunan Tanpa Izin di Bencongan Kelapa Dua

Rabu, 29 April 2026 - 20:02

MUI Pagedangan Desak Penutupan Trenz Club, Tegaskan Tak Ada Ruang Diskusi Nahi Mungkar

Selasa, 28 April 2026 - 21:02

PKK Desa Pagedangan Tancap Gas Sambut Penilaian Bina Wilayah

Minggu, 26 April 2026 - 23:31

Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan Rusak di TPU Peundeuy Hambat Aktivitas Warga Kimiskam Pandeglang

Sabtu, 25 April 2026 - 20:54

Proyek Paving Block di Solear Jadi Sorotan, Diduga Abaikan Keselamatan Kerja

Berita Terbaru

Pemerintahan

PKK Desa Pagedangan Tancap Gas Sambut Penilaian Bina Wilayah

Selasa, 28 Apr 2026 - 21:02