HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Anggota DPRD Provinsi Banten Komisi III, Rispanel Arya, ST., MM., dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menggelar kegiatan reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Saung Sahara, Binong Permai, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan reses tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dengan konstituennya. Acara dihadiri warga Binong Permai, masyarakat Kampung Cijengir, para Ketua RW, tokoh masyarakat, serta sejumlah elemen lingkungan yang antusias menyampaikan berbagai usulan pembangunan dan persoalan yang dihadapi di wilayahnya.
Ketua RW, Heru, dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Rispanel Arya yang dinilai konsisten turun langsung menemui masyarakat untuk mendengar berbagai aspirasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Rispanel Arya yang telah melaksanakan reses bersama warga. Kami berharap seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat diperjuangkan di tingkat Provinsi Banten sehingga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan kami,” ujarnya.
Ia juga berharap sinergi antara masyarakat dan DPRD Provinsi Banten terus terjalin guna mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Sementara itu, Rispanel Arya menegaskan bahwa reses merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan dalam penyusunan kebijakan maupun pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.
“Reses ini menjadi kesempatan bagi saya untuk mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi masyarakat. Seluruh masukan yang disampaikan akan menjadi bahan untuk kami perjuangkan sesuai dengan kewenangan Pemerintah Provinsi Banten, khususnya yang berkaitan dengan bidang tugas Komisi III,” kata Rispanel Arya.

Dalam dialog bersama warga, Rispanel turut menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya alam Indonesia agar mampu memberikan nilai tambah melalui proses hilirisasi di dalam negeri. Menurutnya, pengelolaan yang optimal akan berdampak pada peningkatan pendapatan negara, terbukanya lapangan kerja, serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Selain menyerap aspirasi, Rispanel mengajak masyarakat untuk berperan aktif mengawasi berbagai program pemerintah agar berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat secara maksimal. Salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menurutnya memerlukan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelaksanaannya.
“Pengawasan masyarakat sangat penting agar program pemerintah benar-benar berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi para penerima. Jika ditemukan ketidaksesuaian, seperti kualitas atau porsi makanan yang tidak sesuai ketentuan, masyarakat jangan ragu untuk melaporkannya kepada pihak yang berwenang,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat turut mengawal pelaksanaan Program Koperasi Merah Putih agar dikelola secara transparan, akuntabel, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa maupun kelurahan.
Di penghujung kegiatan, Rispanel kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan berbagai aspirasi, usulan pembangunan, maupun persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing. Menurutnya, keterlibatan masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah.
Kegiatan reses ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah dan membawa manfaat bagi pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tangerang.
(SENNY)




