Proyek Saluran Air Rp149 Juta di Legok Permai Disorot, Diduga Abaikan Spesifikasi Teknis

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Pelaksanaan proyek peningkatan saluran air (U-Ditch) di Cluster Kaliandra, Perumahan Legok Permai, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan publik. Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp149.475.000 dan dikerjakan oleh CV Tiga Perkasa tersebut diduga tidak dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis pekerjaan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pemasangan U-Ditch diduga dilakukan tanpa menggunakan lapisan dasar berupa pasir maupun beton tipis (lean concrete) yang lazim digunakan untuk menjaga kestabilan, kerataan, serta daya dukung konstruksi saluran.

Baca juga:  Kelurahan Bojong Nangka Gelar Rembuk RW, Supranoto Terpilih Jadi Ketua Koperasi Merah Putih

Selain itu, saat pekerjaan berlangsung masih terlihat adanya genangan air pada area pemasangan U-Ditch. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait metode pelaksanaan pekerjaan yang diterapkan di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, pemasangan saluran pada area yang masih tergenang air berpotensi memengaruhi kualitas konstruksi apabila tidak didukung dengan metode kerja yang sesuai standar teknis. Kondisi tersebut juga dikhawatirkan dapat berdampak terhadap kekuatan, ketahanan, dan umur layanan bangunan saluran dalam jangka panjang.

Sebagai proyek yang menggunakan anggaran negara, setiap tahapan pekerjaan semestinya dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen kontrak. Kepatuhan terhadap spesifikasi bukan hanya menyangkut kualitas hasil pekerjaan, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab terhadap penggunaan uang rakyat.

Baca juga:  Rapat DPRD Kota Tangerang dengan THL Tak Lolos PPPK, Nilai BKPSDM Salah Susun Formasi

Temuan di lapangan tersebut memunculkan harapan agar fungsi pengawasan dari pihak pelaksana, konsultan pengawas maupun instansi teknis terkait dapat berjalan secara optimal. Pengawasan yang ketat diperlukan untuk memastikan hasil pekerjaan benar-benar sesuai dengan perencanaan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Masyarakat juga berhak mendapatkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, mengingat setiap proyek yang dibiayai APBD harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta mutu pekerjaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga:  JPK Soroti Proyek Hotmix Curug, Anggaran Terancam Tak Dicairkan

Hingga berita ini ditayangkan, pihak pelaksana kegiatan maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tidak sesuainya pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi teknis tersebut.

Diharapkan instansi teknis terkait segera melakukan pemeriksaan dan evaluasi lapangan guna memastikan pekerjaan telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku serta tidak menimbulkan potensi kerugian terhadap kualitas pembangunan yang dibiayai oleh anggaran pemerintah. (Senny)

Berita Terkait

LPI DPW Banten Desak Gubernur Bongkar Dugaan Bisnis Seragam di SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang
Dua Excavator Terus Bekerja di Sindang Jaya, Status Izin Galian Tanah Masih Dipertanyakan
Proyek U-Ditch DDS di Desa Legok Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3
Camat dan PPTK Bungkam, Proyek Legok Disorot
Empat Komitmen Diduga Diabaikan, Warga KP Ledug Desak Penindakan Pasar Induk Jatiuwung
Kelurahan Bojong nangka Mengadakan pemilihan LPMK,Tato terpilih sebagai ketua LPMk yang Baru
proyek pemagaran makam di desa panongan disorot, pelaksana diduga abaikan k3 dan pengawasan
Polsek Curug Kawal Ketat Sidak Bupati Tangerang di Pasar Curug, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif Jelang Idul Adha
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:56

Proyek Saluran Air Rp149 Juta di Legok Permai Disorot, Diduga Abaikan Spesifikasi Teknis

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:46

LPI DPW Banten Desak Gubernur Bongkar Dugaan Bisnis Seragam di SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang

Senin, 15 Juni 2026 - 22:27

Dua Excavator Terus Bekerja di Sindang Jaya, Status Izin Galian Tanah Masih Dipertanyakan

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:08

Proyek U-Ditch DDS di Desa Legok Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:55

Camat dan PPTK Bungkam, Proyek Legok Disorot

Berita Terbaru