Modus Bobol Tembok Gegerkan Kampung Pengkolan, Pemilik Kontrakan Kecewa Berat

Rabu, 22 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Warga Kampung Pengkolan, Desa Sukanagara, Kecamatan Cikupa, dikejutkan oleh aksi pencurian dengan modus yang tak biasa. Rian, seorang pekerja asal Jawa Timur, menemukan kontrakannya dalam kondisi berantakan, dengan tembok samping dijebol hingga membentuk lubang besar.

Kejadian ini baru disadari Rian sore hari sepulang kerja. Barang-barang berharganya, seperti uang, pakaian, dan tabung gas, hilang digondol pelaku. Yang membuatnya semakin bingung, pada jam istirahat kerja, ia sempat pulang ke kontrakan tanpa melihat tanda-tanda mencurigakan.

Baca juga:  Polisi Temukan Gunting di Tempat Kejadian Perkara, Anggota Ormas di Depok Ditemukan Tewas Membusuk

“Saya sempat pulang saat istirahat, semuanya terlihat biasa saja. Tapi ketika pulang sore, tembok sudah jebol, dan barang-barang saya hilang,” ujarnya. Ia menduga pelaku adalah penghuni kontrakan sebelah, mengingat lubang pada tembok berasal dari arah unit tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilik kontrakan, Ruhayanti, mengaku terkejut dan kecewa atas kejadian ini. Selama puluhan tahun mengelola kontrakan, baru kali ini ia menghadapi pencurian dengan modus seperti ini. Padahal, ia selalu memastikan penghuni baru menyerahkan dokumen identitas lengkap, namun kejadian ini tetap tak terhindarkan.

Baca juga:  Kos Kosan di Desa Peusar Panongan Diduga Menjadi Tempat Prostitusi

Beberapa hari sebelum kejadian, seorang lelaki paruh baya datang dengan alasan mencari tempat tinggal. Dengan tutur kata sopan, lelaki itu memohon izin untuk tinggal sementara meski belum mampu membayar uang sewa. Ruhayanti yang merasa iba akhirnya memberinya kesempatan, namun keputusan tersebut justru membawa kerugian.

Baca juga:  Kembali Berulah, Kawanan Debt Collektor Bacok Warga Saat Melakukan Penarikan Roda Dua di Kecamatan Kelapa Dua

“Ngomongnya sopan banget, jadi saya percaya. Tapi hasilnya, bukannya dapat uang sewa, malah tembok saya dijebol. Nama baik kontrakan juga ikut tercoreng,” ungkapnya penuh kekecewaan.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, terutama pemilik kontrakan, untuk lebih berhati-hati saat menerima penghuni baru. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang agar kejadian serupa tidak terulang. (Jumroni)

Berita Terkait

Kosmetik Tanpa Izin Beredar di Tangsel, Polsek Curug Ringkus 4 Pelaku dan Sita Barang Bukti
Patroli Tengah Malam Polsek Curug Berhasil Amankan Pelaku dan Obat Terlarang, AKP H.P. Tampubolon: “Kami Tidak Beri Ruang untuk Kejahatan Jalanan”
Kurir Paket Diancam Palu, Polsek Curug Bergerak Cepat Amankan Pelaku Yang Viral di Media Sosial
Kuasa Hukum M. Kadafi Bantah Tudingan Politisasi PIP dan KIP Kuliah, Sebut Fitnah tak Berdasar
Rokok Diduga Ilegal Dijual Terang-terangan di Dasana Indah, Aparat Diminta Bertindak Tegas
Bea Cukai Banten dan Kejaksaan Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal, Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum
FMBN Laporkan Dugaan Pelanggaran Edaran Bupati soal THM, Minta Penegakan Aturan Selama Ramadan
Staf Redaksi Kriminal Xpost Diduga Dianiaya di Depan Anak, Insan Pers Geram
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:14

Kosmetik Tanpa Izin Beredar di Tangsel, Polsek Curug Ringkus 4 Pelaku dan Sita Barang Bukti

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:15

Patroli Tengah Malam Polsek Curug Berhasil Amankan Pelaku dan Obat Terlarang, AKP H.P. Tampubolon: “Kami Tidak Beri Ruang untuk Kejahatan Jalanan”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:53

Kurir Paket Diancam Palu, Polsek Curug Bergerak Cepat Amankan Pelaku Yang Viral di Media Sosial

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:35

Kuasa Hukum M. Kadafi Bantah Tudingan Politisasi PIP dan KIP Kuliah, Sebut Fitnah tak Berdasar

Kamis, 30 April 2026 - 17:37

Rokok Diduga Ilegal Dijual Terang-terangan di Dasana Indah, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Berita Terbaru