KOPERASI MERAH PUTIH SERDANG WETAN: Membangun Ekonomi Desa dengan Semangat Kebersamaan

Sabtu, 24 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM | Tangerang – Dalam upaya memperkuat perekonomian masyarakat desa melalui gerakan koperasi, Pemerintah Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pada hari Jumat (25/05/2025).

Acara yang berlangsung di Aula Balai Desa Serdang Wetan ini menjadi tonggak awal terbentuknya Koperasi Merah Putih, sebuah lembaga ekonomi rakyat yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan warga.

Musdesus yang dihadiri oleh semua elemen lembaga desa, termasuk Babinsa, Binamas, Pendamping Desa, perwakilan dari kecamatan, dan perwakilan dari pihak koperasi, sejumlah tokoh masyarakat, perwakilan RT/RW, tokoh pemuda, ibu-ibu, serta unsur perangkat desa, berlangsung hangat namun penuh semangat.

Suasana ini menunjukkan antusiasme warga terhadap pembentukan koperasi sebagai sarana peningkatan taraf hidup bersama.

Salah satu momen penting dalam acara ini adalah pemilihan pengurus koperasi. Dengan setiap RW mewakilkan 1 sampai 2 orang, ada 11 kandidat yang mencalonkan diri sebagai pengurus koperasi.

Setelah melalui proses diskusi dan pemaparan visi-misi, Wibowo Budi Utomo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Koperasi Merah Putih, priode 2025 – 2030. Sosok Wibowo Budi Utomo dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dan dinilai memiliki integritas serta komitmen tinggi terhadap pembangunan dan kemajuan desa.

Wibowo Budi Utomo menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membesarkan koperasi ini.

Baca juga:  Soal Revitalisasi Pasar Anyar, Pengamat Kebijakan Publik Bilang Pemkot Tangerang Harus Berkorban

“Koperasi bukan hanya milik pengurus, tapi milik kita semua. Saya percaya, dengan semangat kebersamaan, kita bisa menciptakan koperasi yang mandiri, profesional, dan mampu membawa manfaat nyata bagi seluruh warga,” ujar Wibowo Budi Utomo penuh semangat.

Kepala Desa Serdang Wetan juga turut memberikan dukungan penuh atas inisiatif pembentukan koperasi ini. Ia berharap kehadiran Koperasi Merah Putih dapat menjadi langkah strategis dalam penguatan ekonomi desa dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, terutama pasca-pandemi.

Dengan dimulainya perjalanan Koperasi Merah Putih, masyarakat Serdang Wetan menaruh harapan besar agar koperasi ini bisa menjadi simbol kebangkitan ekonomi lokal yang berbasis nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal.

Baca juga:  GP Ansor Kritik Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Tangerang, Penting Penguatan Ideologi Bukan Sekedar Seremonial

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antarwarga, menandai awal yang baik bagi Koperasi Merah Putih untuk membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
Koperasi Merah Putih: Membangun Ekonomi Desa dengan Semangat Kebersamaan

Koperasi Merah Putih dirancang untuk menjadi wadah produktif yang menampung berbagai kegiatan ekonomi masyarakat, mulai dari simpan pinjam, perdagangan, hingga pengembangan usaha mikro dan kecil. Dengan semangat gotong royong dan kemandirian, koperasi ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan warga dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Serdang Wetan.

Penulis : Oling

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Proyek U-Ditch DDS di Desa Legok Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3
Camat dan PPTK Bungkam, Proyek Legok Disorot
Empat Komitmen Diduga Diabaikan, Warga KP Ledug Desak Penindakan Pasar Induk Jatiuwung
Kelurahan Bojong nangka Mengadakan pemilihan LPMK,Tato terpilih sebagai ketua LPMk yang Baru
proyek pemagaran makam di desa panongan disorot, pelaksana diduga abaikan k3 dan pengawasan
Polsek Curug Kawal Ketat Sidak Bupati Tangerang di Pasar Curug, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif Jelang Idul Adha
Proyek Galian Bertuliskan BUMN di Jalan Raya Serang Disorot, Minim Pengamanan dan Tanpa Identitas Pelaksana
Dugaan Hotmix Tipis dan Tambal Sulam di Cisoka Belum Ditindaklanjuti
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:08

Proyek U-Ditch DDS di Desa Legok Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:55

Camat dan PPTK Bungkam, Proyek Legok Disorot

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:42

Empat Komitmen Diduga Diabaikan, Warga KP Ledug Desak Penindakan Pasar Induk Jatiuwung

Senin, 25 Mei 2026 - 00:17

Kelurahan Bojong nangka Mengadakan pemilihan LPMK,Tato terpilih sebagai ketua LPMk yang Baru

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:25

proyek pemagaran makam di desa panongan disorot, pelaksana diduga abaikan k3 dan pengawasan

Berita Terbaru