Bupati Tangerang Pengelolaan Dana Bergulir Koperasi Harus Transparan dan Akuntabel

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, Tangerang – Bupati Tangerang Moch. Rudi Maesyal menegaskan bahwa dana bergulir yang dikelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) wajib dikelola secara transparan, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Maesyal saat membuka Rapat Koordinasi dan Pendampingan Pembuatan NPWP serta NIB KDMP/KKMP di Pendopo Bupati, Jl. Ki Samaun, Kota Tangerang, Selasa (26/8/2025).

“Pengelolaan dana bergulir di bawah koperasi harus transparan, akuntabel, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Bupati Maesyal.

Ia menambahkan, penyaluran dana bergulir diprioritaskan untuk modal usaha produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah, kejaksaan, kepolisian, kecamatan, desa, dan kelurahan agar program dana bergulir berjalan sesuai regulasi, berkelanjutan, dan hasilnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Harapan kami, KDMP dan KKMP di Kabupaten Tangerang yang juga menjadi proyek percontohan nasional bisa menjadi simbol kebangkitan ekonomi masyarakat berbasis gotong royong,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mendorong perumusan jenis usaha yang dijalankan KDMP dan KKMP, meningkatkan legalitas usaha, melengkapi administrasi, serta memperkuat tata kelola koperasi.

“Peserta kegiatan ini berjumlah 116 orang, dari 58 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih se-Kabupaten Tangerang yang menjadi mockup sesuai usulan kecamatan untuk mendapatkan pembiayaan dari UPT pengelola dana bergulir,” jelasnya.



Baca juga:  Perluasan MBG di Papua Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Penulis : Red

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan
Proyek Turap di Pasir Bolang Disorot, Papan Proyek Baru Dipasang Setelah Jadi Temuan Awak Media
Proyek Saluran U-Ditch di Desa Pagedangan Disorot, Pekerja Diduga Abaikan Standar K3
Proyek Balai Warga Serdang Asri 3 Tuai Sorotan
Penataan Sekretariat RW 09 Bojong Nangka Jadi Sorotan, Diduga Tanpa Papan Proyek dan Abaikan K3
Proyek Paving Block Rp99 Juta di Desa Ciakar Disorot, Diduga Abaikan Standar Teknis dan Pengawasan
Proyek Pembangunan Saluran U-Ditch di Kampung Dangdang Disorot, Pekerja Diduga Tidak Menggunakan APD K3
Reses DPRD Banten, Rispanel Arya Ajak Masyarakat Aktif Kawal Program Pemerintah
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:00

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15

Proyek Turap di Pasir Bolang Disorot, Papan Proyek Baru Dipasang Setelah Jadi Temuan Awak Media

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:57

Proyek Balai Warga Serdang Asri 3 Tuai Sorotan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:12

Penataan Sekretariat RW 09 Bojong Nangka Jadi Sorotan, Diduga Tanpa Papan Proyek dan Abaikan K3

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:00

Proyek Paving Block Rp99 Juta di Desa Ciakar Disorot, Diduga Abaikan Standar Teknis dan Pengawasan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Sabtu, 1 Agu 2026 - 18:00