Lagi-lagi PT Inti Global Memakan Korban, Yang Ini Lebih Parah, Diduga Tidak Terdaftar di BPJS

Selasa, 26 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hariansinarpagi.Com, Serang | Lagi-lagi belum ada satu minggu karyawan PT Inti Global yang berlokasi di Kampung Kramat, Desa Parigi, Kecamatan Cikande Kabupaten Serang-Banten, terkena uap panas sehingga mengakibatkan luka bakar.

Kini kejadian tersebut terulang kembali sampai-sampai untuk yang satu ini luka kena uap nya begitu parah, sehingga karyawan dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Ciruas.

Baca juga:  BPKB Motor Beat Dan Vario Telah Hilang, Di Perumahan Grya Surtra Balaraja

” Yang ini karyawan bukan bagian Boiler, tapi sama si atasannya disuruh kerja di bagian boiler dan akhirnya terjadi kecelakaan yang cukup parah sehingga karyawan sampai dilarikan ke RS Hermina, ” Ucap salah satu Karyawan yang melihat kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan adanya hal tersebut bahwa PT Inti Global sangat ceroboh dalam memposisikan Karyawannya dalam bekerja.

Baca juga:  Dukungan Mengalir, Ketua RW 03 Binong Dinilai Visioner dan Bermasyarakat

Dihari libur Nasional yaitu 25 Desember 2023 seharusnya karyawan libur panjang, namun di PT Inti Global banyak yang masuk kerja.

Sementara keterangan dari pihak RS Hermina saat menanyakan BPJS Korban tidak terdaftar di BPJS.

” Mekanik atas nama Widodo dari PT Inti Global tidak ada BPJS nya, ” Ucapnya.

Baca juga:  Respons Cepat BPBD Tangerang! Pohon Tumbang di Tikungan Tajam Berhasil Dibersihkan

Sementara Imam selaku Kades Parigi sebelumnya mengatakan bahwa dirinya sebagai Kades juga bingung dengan sikap perusahaan PT Inti Global.

” Saya bingung dengan Inti Global itu, sudah sering selalu ada kejadian seperti itu, harus selalu ada korban baru mereka teriak-teriak, ” Ucap Kades.

Sampai berita ini terbit beberapa pihak yang terkait belum dapat dihubungi.

Penulis : Edy

Berita Terkait

Bawa Nama SMAN 32, KBM Akui Legalitas Masih Dalam Proses
Bantu Mediasi Kasus Kecelakaan, Pimpinan Redaksi BantenNet Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Serpong
Diduga Dipukul dengan Helm, Dua Warga Curug Jadi Korban Pengeroyokan Oknum Matel
Muncul Klaim Aset TNI AD dalam Surat BPN, Warga Rancagong Pertanyakan Legalitasnya
Geger Pasar Kemis! Wanita Muda Ditemukan Tewas Tergantung di Dalam Kontrakan, Warga Sempat Mengira Pocong
Heboh Tawuran Remaja di Curug Wetan, Satu Remaja Luka Akibat Sajam, Polisi Amankan Sejumlah Terduga Pelaku
Ramai di Internet, Polisi Curug Ungkap Fakta Sebenarnya di Balik Video Viral
Dugaan Kerja Sama Fiktif, PT UBM Layangkan Somasi Dua Kali Tanpa Respons
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 00:16

Bawa Nama SMAN 32, KBM Akui Legalitas Masih Dalam Proses

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:53

Bantu Mediasi Kasus Kecelakaan, Pimpinan Redaksi BantenNet Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Serpong

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:55

Diduga Dipukul dengan Helm, Dua Warga Curug Jadi Korban Pengeroyokan Oknum Matel

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:48

Muncul Klaim Aset TNI AD dalam Surat BPN, Warga Rancagong Pertanyakan Legalitasnya

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:34

Geger Pasar Kemis! Wanita Muda Ditemukan Tewas Tergantung di Dalam Kontrakan, Warga Sempat Mengira Pocong

Berita Terbaru

Pemerintahan

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Sabtu, 1 Agu 2026 - 18:00