Pemkab Tangerang Lakukan Sosialisasi dan Pembentukan Kelompok Penerima Swakelola di Desa Curug Wetan

Rabu, 4 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM | Tangerang – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menata kawasan permukiman kumuh.

Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (PERKIM) melakukan sosialisasi dan pembentukan Kelompok Penerima Swakelola (KPS) di ruang Aula kantor Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Sekretaris Kecamatan Curug, Sekcam Angga Yulianto, Sekretaris Desa Curug Wetan, (Sekdes) Desa Curug Wetan Agus Rujmana, Tim Pengawas dari Dinas Kabupaten Tangerang,(Perkim), PPTK Kecamatan Curug, Babinsa Desa Curug Wetan, Koptu Rahmat, Ketua BPD dan warga penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peningkatan Kualitas Hidup Melalui Program Swakelola
Program Swakelola ini merupakan salah satu strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan infrastruktur di kawasan permukiman kumuh.

Baca juga:  Warga Kampung Sirnagalih Menolak Rencana Penutupan Akses Jalan Komplek Purnabakti

Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, program ini diharapkan dapat memberdayakan warga dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat.

Sekcam Angga Yulianto dalam sambutannya menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam program ini.

“Kami berharap warga Desa Curug Wetan dapat aktif terlibat dalam setiap tahapan program, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya. Rabu. (04/06/2025).

Baca juga:  Musyawarah Desa Kadu Jaya Bahas dan Tetapkan Rancangan APBDes 2026, Wujud Transparansi dan Partisipasi Publik

Tahun ini, Kecamatan Curug mendapatkan alokasi untuk 10 penerima manfaat program Swakelola, dan seluruhnya berasal dari warga Desa Curug Wetan. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memprioritaskan kebutuhan masyarakat lokal dalam upaya penataan kawasan permukiman kumuh.

Rizki, Tim Pengawas dari Dinas PERKIM, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya fokus pada perbaikan fisik lingkungan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat.

“Kami akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program ini untuk memastikan bahwa tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan baik,” katanya.

Pendataan Warga untuk Mengentaskan Kawasan Kumuh
Dalam kesempatan yang sama, Sekcam Angga Yulianto juga mengingatkan pentingnya pendataan warga untuk mengidentifikasi rumah-rumah yang tidak layak huni.

Baca juga:  Pengangkatan 329 Guru PPPK di Kabupaten Tangerang

“Dengan pendataan yang akurat, kita dapat memastikan bahwa tidak ada lagi rumah tidak layak huni di Desa Curug Wetan. Ini adalah langkah awal kita untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik,” tambahnya.

Partisipasi aktif masyarakat dalam program ini sangat diharapkan. Warga penerima manfaat diharapkan dapat bekerja sama dengan pemerintah dan pihak terkait lainnya untuk memastikan keberhasilan program. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan kualitas hidup masyarakat Desa Curug Wetan dapat meningkat signifikan.

Penulis : Oling

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Proyek Saluran Air Rp149 Juta di Legok Permai Disorot, Diduga Abaikan Spesifikasi Teknis
LPI DPW Banten Desak Gubernur Bongkar Dugaan Bisnis Seragam di SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang
Dua Excavator Terus Bekerja di Sindang Jaya, Status Izin Galian Tanah Masih Dipertanyakan
Proyek U-Ditch DDS di Desa Legok Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3
Camat dan PPTK Bungkam, Proyek Legok Disorot
Empat Komitmen Diduga Diabaikan, Warga KP Ledug Desak Penindakan Pasar Induk Jatiuwung
Kelurahan Bojong nangka Mengadakan pemilihan LPMK,Tato terpilih sebagai ketua LPMk yang Baru
proyek pemagaran makam di desa panongan disorot, pelaksana diduga abaikan k3 dan pengawasan
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:46

LPI DPW Banten Desak Gubernur Bongkar Dugaan Bisnis Seragam di SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang

Senin, 15 Juni 2026 - 22:27

Dua Excavator Terus Bekerja di Sindang Jaya, Status Izin Galian Tanah Masih Dipertanyakan

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:08

Proyek U-Ditch DDS di Desa Legok Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:55

Camat dan PPTK Bungkam, Proyek Legok Disorot

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:42

Empat Komitmen Diduga Diabaikan, Warga KP Ledug Desak Penindakan Pasar Induk Jatiuwung

Berita Terbaru

Pendidikan

Mahasiswa UNPAM Serang Ikuti Pelatihan Paralegal LBH Polem

Selasa, 23 Jun 2026 - 21:55

Uncategorized

PORSAB CUP 2026 RESMI DIBUKA, 16 TIM SEPAK BOLA PUTRA BERLAGA

Senin, 22 Jun 2026 - 20:46

Hukum dan Kriminal

HEBOH! Tumpukan Batu Es Misterius Ditemukan di Tengah Hutan Jasinga

Senin, 22 Jun 2026 - 13:32