HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Tumpukan sampah bekas bangunan di lingkungan Gedung Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi sorotan publik. Pemandangan kumuh ini terlihat di sejumlah sudut ruang lingkup gedung, namun hingga kini belum ada penanganan serius dari instansi terkait.
Ketua Laskar Pasundan Indonesia (LPI) DPW Provinsi Banten, Mansyur, menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, pembiaran bertahun-tahun terhadap sampah bangunan itu mencerminkan lemahnya perhatian aparatur pemerintah terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja.
“Seharusnya sampah-sampah itu jangan dibiarkan begitu saja. Instansi terkait mestinya segera membersihkan, bukan malah membiarkan bertahun-tahun,” tegas Mansyur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengungkapkan, pihaknya sudah berusaha melakukan konfirmasi langsung kepada pejabat teknis yang berwenang, namun tidak membuahkan hasil. “Saya sudah mencoba konfirmasi ke Kepala Dinas Bina Marga dan Perkim, tapi mereka tidak ada di tempat,” ujarnya.
Mansyur menilai, keberadaan sampah menumpuk di area gedung pemerintahan tidak hanya merusak estetika, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan lingkungan.
“Kami mendesak agar Bupati memerintahkan instansi terkait segera membersihkan tumpukan sampah itu. Jangan sampai masalah sepele ini justru mencoreng wajah pelayanan publik,” pungkasnya. (Yadi)






