Brigadir Fhilip Terbukti Langgar Etik, Tiga Wartawan Korban Kriminalisasi Kirim Karangan Bunga untuk Propam

Senin, 24 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Angin segar keadilan akhirnya berhembus di tengah publik yang sempat dibuat gelisah oleh kasus yang mencoreng nama institusi penegak hukum. Brigadir Fhilip Hendrikus Pasaribu, oknum anggota Polsek Pagedangan, resmi dijatuhi sanksi setelah terbukti bersalah dalam sidang etik atas keterlibatannya membekingi usaha pakan ternak ilegal di wilayah hukumnya.

Putusan ini menjadi titik balik dari kasus panjang yang menyeret nama tiga wartawan yang sempat menjadi korban kriminalisasi oleh sekelompok oknum polisi. Upaya mereka dalam mengungkap praktik ilegal justru dibalas dengan tekanan dan intimidasi. Namun hari ini, perjuangan panjang itu mulai menemui titik terang.

Brigadir Fhilip terbukti melanggar kode etik profesi Polri setelah terlibat aktif dalam membekingi aktivitas usaha ilegal yang seharusnya ia tindak. Vonis ini tidak hanya menjadi tamparan keras bagi institusi kepolisian, tetapi juga menegaskan bahwa keadilan, walau tertunda, tetap akan menemukan jalannya.

Sebagai bentuk apresiasi, ketiga wartawan yang sebelumnya menjadi korban kriminalisasi salah satunya adalah Juliah atau yang akrab disapa Lia mengirimkan karangan bunga kepada Kasi Propam Polres Metro Tangerang Selatan. Bunga itu menjadi simbol penghormatan atas profesionalisme dan keberanian Propam dalam menegakkan keadilan tanpa pandang bulu.

“Kami kirimkan karangan bunga sebagai bentuk apresiasi atas sikap tegas Kasi Propam yang telah membuktikan bahwa hukum masih berpihak pada kebenaran. Ini bukan akhir, melainkan langkah awal untuk mengungkap aktor lain di balik kasus ini,” ujar Lia dengan penuh haru.

Baca juga:  Ketua LSM Seroja Indonesia Kecam Pernyataan Menteri PMD Terkait Wartawan dan LSM

Anugrah Prima, SH., kuasa hukum para wartawan, juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Propam yang telah bekerja secara objektif.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Kasi Propam Polres Metro Tangerang Selatan. Putusan terhadap Brigadir Fhilip menjadi pintu awal bagi proses pengungkapan lebih lanjut. Kami berharap laporan lanjutan yang telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya dapat menjadi perhatian serius untuk menindak oknum-oknum lain yang terlibat,” jelasnya.

Baca juga:  BNN Bongkar Laboratorium Sabu di Apartemen Mewah Tangerang: Produksi dari Obat Asma!

Kasus ini menjadi sorotan publik bukan hanya karena pelanggaran etik seorang aparat, tetapi karena keberanian tiga wartawan yang memilih melawan, bukan menyerah. Mereka tetap berdiri di tengah tekanan dan membuktikan bahwa kebenaran, sekecil apapun, tak bisa dibungkam selamanya.

Hari ini, mereka bukan lagi korban. Mereka adalah simbol keteguhan hati dan keberanian moral. Dan untuk institusi Polri, ini adalah momen penting untuk kembali menegaskan jati dirinya sebagai pelindung rakyat dan penegak keadilan.

Keadilan mungkin lambat datang, tapi hari ini, ia hadir tepat waktu dan itu cukup untuk menghidupkan kembali harapan. (Mulyadi)

Berita Terkait

Geger Pasar Kemis! Wanita Muda Ditemukan Tewas Tergantung di Dalam Kontrakan, Warga Sempat Mengira Pocong
Heboh Tawuran Remaja di Curug Wetan, Satu Remaja Luka Akibat Sajam, Polisi Amankan Sejumlah Terduga Pelaku
Ramai di Internet, Polisi Curug Ungkap Fakta Sebenarnya di Balik Video Viral
Dugaan Kerja Sama Fiktif, PT UBM Layangkan Somasi Dua Kali Tanpa Respons
Aksi Damai Warga Kadu Jaya Menggema, Tuntut Keadilan dan Tolak Dokumen Diduga Cacat Hukum
Tak Lagi Menunggu, Korban Rumah Ambruk di Curug Kulon Akhirnya Dapat Bantuan
Atap Ambruk, Warga Curug Kulon Terlantar Menunggu Bantuan
Aksi Cepat Lurah Bojong Nangka dan LPMK Tangani Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:34

Geger Pasar Kemis! Wanita Muda Ditemukan Tewas Tergantung di Dalam Kontrakan, Warga Sempat Mengira Pocong

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:14

Heboh Tawuran Remaja di Curug Wetan, Satu Remaja Luka Akibat Sajam, Polisi Amankan Sejumlah Terduga Pelaku

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:49

Ramai di Internet, Polisi Curug Ungkap Fakta Sebenarnya di Balik Video Viral

Senin, 4 Mei 2026 - 15:50

Dugaan Kerja Sama Fiktif, PT UBM Layangkan Somasi Dua Kali Tanpa Respons

Kamis, 30 April 2026 - 21:37

Aksi Damai Warga Kadu Jaya Menggema, Tuntut Keadilan dan Tolak Dokumen Diduga Cacat Hukum

Berita Terbaru