Komplotan Toko Kosong Bobol 3 Ton Beras di Teluknaga

Selasa, 27 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Melonjaknya harga beras, membuat komplotan spesialis pencurian toko mengalihkan targetnys ke beras. Hal ini menimpa sebuah toko beras Sejahtera Abadi yang berlokasi di jalan raya Teluknaga, Desa Teluknaga, Kabupaten Tangerang mengalami pembobolan toko beras, Senin (26/2).

“Sepertinya para pencuri beraksi pagi hari sekitar pukul 04.00 WIB, atau menjelang subuh disaat warga tidur pulas,” kata pemilik toko beras, Buang

Baca juga:  Tidak Terima Disebut Wajah Wajah Pungli, Seorang Jurnalis Laporkan "Kordi" Toko Obat ke Polisi

Menurutnya, sebanyak 60 karung beras berukuran 50 kilogram atau setara 3 ton dibawa pelaku pencuri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerugian yang ditaksir akibat pencurian tersebut mencapai puluhan juta rupiah. Apalagi, harga beras saat ini sedang meroket harganya,” lirihnya seraya menambahkan sebanyak 3 ton beras atau 60 karung isi 50 kilogram beras hilang di toko tersebut.

Baca juga:  Sidang Etik Brigadir Philip Hendrikus Pasaribu: Ujian Integritas Polri

Hilangnya beras 3 ton tersebut diketahui usai pemiliknya H.Buang ingin membuka tokonya, dan terlihat pintu atau rolling door toko sudah terbuka.

“Jadi, pas pagi-pagi saya sampai toko, pintu sudah terbuka. Lah saya jadi kaget melihat puluhan karung beras di toko udah ludes semua, hanya tersisa setengah karung dan telur ayam,” pungkasnya.

Baca juga:  Aksi Kejahatan di Tangerang Selatan Berkurang! Polres Tangsel Ungkap 21 Kasus dan Amankan 23 Tersangka

Berdasarkan informasi, Buang menyebut bahwa aksi pencurian berasnya diduga dilakukan 2 orang lebih dan menggunakan mobil pick up sebagai pengangkut hasil curian.

“Pencurian ini sudah dilaporkan ke polsek Teluknaga dan sedang ditindaklanjuti,” tandasnya.

Penulis : Mus

Berita Terkait

Tiga Bulan Berlalu, Korban Dugaan Penganiayaan Pertanyakan Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Pagedangan
Diduga Gelapkan Aset Percetakan Senilai Rp272 Juta, Tiga Mantan Karyawan Dilaporkan ke Polisi, Kuasa Hukum: Biarkan Fakta Berbicara di Pengadilan
Terkait Dugaan Penyekapan dan Pemerasan, Percetakan “Mau Print” Buka Suara: Minta Publik Hormati Proses Hukum
HEBOH! Tumpukan Batu Es Misterius Ditemukan di Tengah Hutan Jasinga
Konferensi Pers Dugaan Korban Pengeroyokan: Matel Resahkan Warga, Kepolisian Diminta Bertindak Tegas
Dugaan Pengeroyokan oleh Oknum Matel di PLP Curug, Polisi Kumpulkan Bukti dan Periksa Saksi
Diduga Lakukan Pelecehan terhadap Siswa, Oknum Guru SDN Pabuaran Jati 1 Diamankan Polisi
Kosmetik Tanpa Izin Beredar di Tangsel, Polsek Curug Ringkus 4 Pelaku dan Sita Barang Bukti
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:21

Tiga Bulan Berlalu, Korban Dugaan Penganiayaan Pertanyakan Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Pagedangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:12

Diduga Gelapkan Aset Percetakan Senilai Rp272 Juta, Tiga Mantan Karyawan Dilaporkan ke Polisi, Kuasa Hukum: Biarkan Fakta Berbicara di Pengadilan

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:06

Terkait Dugaan Penyekapan dan Pemerasan, Percetakan “Mau Print” Buka Suara: Minta Publik Hormati Proses Hukum

Senin, 22 Juni 2026 - 13:32

HEBOH! Tumpukan Batu Es Misterius Ditemukan di Tengah Hutan Jasinga

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:09

Konferensi Pers Dugaan Korban Pengeroyokan: Matel Resahkan Warga, Kepolisian Diminta Bertindak Tegas

Berita Terbaru

Pemerintahan

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Sabtu, 1 Agu 2026 - 18:00