Ketua NGO JPK Muslik S.Pd Layangkan Surat Audiensi Kepada Camat Cikupa, Untuk Memanggil Lurah Bunder dan Pelaksana CV.Matahari Terbit Pagi

Rabu, 23 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Pemberantas Korupsi (JPK) resmi melayangkan surat permohonan audiensi kepada Camat Cikupa terkait dugaan bahan material hotmix dalam proyek pembangunan jalan di Kelurahan Bunder.

Berdasarkan laporan masyarakat sebelumnya, bahan material yang seharusnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan umum diduga kuat dialihkan untuk kepentingan pribadi.

Ketua LSM JPK DPW Banten menyatakan bahwa dugaan tersebut perlu ditindaklanjuti mengingat pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proyek yang dijamin oleh anggaran negara.

“Kami meminta Camat Cikupa untuk segera menanggapi surat audiensi ini dan memanggil Lurah Bunder dan pelaksana CV.Matahari terbit pagi memberikan klarifikasi terkait dugaan tersebut,” kata Muslik S.Pd, pada wartawan. Senin 22 Oktober 2024.

Baca juga:  Pj. Gubernur Sulsel dan Kemendagri Dorong USAID Maksimalkan Program

Muslik juga mengatakan bahwa pihaknya akan mendorong untuk dilakukannya penyelidikan secara menyeluruh terkait kegiatan yang ada di kelurahan bunder guna memastikan tidak ada pelanggaran hukum atau penyimpangan yang terjadi.

Dugaan ini muncul setelah ada laporan bahwa material hotmix yang disiapkan untuk pembangunan jalan di Kelurahan Bunder sebagian dialihkan ke rumah lurah untuk pembangunan halaman rumah pribadinya. “Jika dugaan ini terbukti, tentu akan menjadi sejarah terburuk di dalam pemerintahan kelurahan Bunder,” ungkapnya.

Baca juga:  Kesempatan Emas! Pembebasan Pajak dan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor di Banten, Buruan Daftar

Sampai berita ini diterbitkan, pihak kelurahan dan camat belum memberikan tanggapan resmi terkait surat yang diajukan oleh LSM JPK. Diharapkan pihak terkait segera merespons isu ini dengan langkah-langkah konkrit, demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang jujur dan transparan.

Penulis : Red

Berita Terkait

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan
Proyek Turap di Pasir Bolang Disorot, Papan Proyek Baru Dipasang Setelah Jadi Temuan Awak Media
Proyek Saluran U-Ditch di Desa Pagedangan Disorot, Pekerja Diduga Abaikan Standar K3
Proyek Balai Warga Serdang Asri 3 Tuai Sorotan
Penataan Sekretariat RW 09 Bojong Nangka Jadi Sorotan, Diduga Tanpa Papan Proyek dan Abaikan K3
Proyek Paving Block Rp99 Juta di Desa Ciakar Disorot, Diduga Abaikan Standar Teknis dan Pengawasan
Proyek Pembangunan Saluran U-Ditch di Kampung Dangdang Disorot, Pekerja Diduga Tidak Menggunakan APD K3
Reses DPRD Banten, Rispanel Arya Ajak Masyarakat Aktif Kawal Program Pemerintah
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:00

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15

Proyek Turap di Pasir Bolang Disorot, Papan Proyek Baru Dipasang Setelah Jadi Temuan Awak Media

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13

Proyek Saluran U-Ditch di Desa Pagedangan Disorot, Pekerja Diduga Abaikan Standar K3

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:57

Proyek Balai Warga Serdang Asri 3 Tuai Sorotan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:12

Penataan Sekretariat RW 09 Bojong Nangka Jadi Sorotan, Diduga Tanpa Papan Proyek dan Abaikan K3

Berita Terbaru

Pemerintahan

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Sabtu, 1 Agu 2026 - 18:00