Mahasiswa Hukum Harus Turun Tangan: Mulyadi Serukan Peran Aktif dalam Penegakan Keadilan

Selasa, 15 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, SERANG | Di tengah kompleksitas dunia hukum yang kerap terperangkap dalam ruang teori, Mulyadi, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang, menyerukan pentingnya keterlibatan langsung mahasiswa hukum dalam membumikan keadilan di tengah masyarakat.

“Sebagai mahasiswa hukum, kita tak cukup hanya memahami pasal. Kita harus hadir di tengah masyarakat sebagai penjaga nurani keadilan,” tegas Mulyadi. Menurutnya, hukum bukan sekadar kumpulan norma tertulis, melainkan kekuatan hidup yang harus bekerja untuk kepentingan publik.

Baca juga:  Mahasiswa dan Komite Suara Sipil Tolak Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional

Berbekal pengalaman di lapangan, Mulyadi menyaksikan secara langsung bagaimana dinamika praktik hukum jauh lebih kompleks dibandingkan teori yang diajarkan di ruang kelas.
“Kami melihat sendiri bagaimana hukum tak selalu berpihak pada yang lemah. Di situlah peran kami diuji—apakah hanya menjadi pengamat, atau turut memperjuangkan keadilan,” ujarnya.

Melalui kegiatan advokasi dan dialog langsung dengan masyarakat, Mulyadi menilai bahwa banyak persoalan hukum berakar dari ketimpangan informasi serta terbatasnya akses terhadap keadilan. Ia meyakini mahasiswa hukum memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi jembatan antara hukum dan masyarakat, terutama mereka yang terpinggirkan.

“Hukum harus turun dari mimbar, berjalan di lorong-lorong kampung, dan mendengar jeritan rakyat kecil. Di sanalah keadilan yang sejati ditemukan,” kata Mulyadi, Selasa 15 April 2025.

Baca juga:  Peran Orangtua dalam Mendidik Anak untuk Mencintai Al-Qur'an

Baginya, menjadi mahasiswa hukum bukan sekadar persiapan menuju dunia profesional, melainkan sebuah panggilan untuk ambil bagian dalam perubahan sosial. Ia menutup pernyataannya dengan sebuah komitmen:

“Kami ingin menjadi generasi hukum yang bukan hanya hapal pasal, tapi juga peka terhadap luka rakyat. Hukum bukan alat kuasa, hukum adalah harapan.”

Penulis : Mul

Editor : Yadi

Sumber Berita : Mulyadi mahasiswa unpam kampus serang

Berita Terkait

Mahasiswa dan Komite Suara Sipil Tolak Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional
Aktivis Pemuda Kritik Tim Seleksi Non ASN Dinkes Kota Tangerang: “Ngurus Seleksi Aja Gak Beres-Beres”
Penumpukan Sampah di Kota Tangerang Disorot, Aktivis Desak Pemkot Tegas Terkait Polemik Kerja Sama dengan PT OISN
Rispanel Arya : Ngopi Santai di Saung Sahara
Aktivis Muda NU Kecam Tindakan Brutal Polisi, Bentuk Kejahatan Kemanusiaan
TPA Rawa Kucing Memprihatinkan, Aktivis Warjok Buat Petisi Batalkan Kerja Sama Pemkot Tangerang dengan PT Oligo
Peran Orangtua dalam Mendidik Anak untuk Mencintai Al-Qur’an
Hak Asasi Manusia di Era Globalisasi
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 20:34

Mahasiswa dan Komite Suara Sipil Tolak Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional

Rabu, 29 Oktober 2025 - 19:37

Aktivis Pemuda Kritik Tim Seleksi Non ASN Dinkes Kota Tangerang: “Ngurus Seleksi Aja Gak Beres-Beres”

Kamis, 11 September 2025 - 06:24

Penumpukan Sampah di Kota Tangerang Disorot, Aktivis Desak Pemkot Tegas Terkait Polemik Kerja Sama dengan PT OISN

Selasa, 2 September 2025 - 00:13

Rispanel Arya : Ngopi Santai di Saung Sahara

Jumat, 29 Agustus 2025 - 02:53

Aktivis Muda NU Kecam Tindakan Brutal Polisi, Bentuk Kejahatan Kemanusiaan

Berita Terbaru